Menginspirasi! Dosen HKI Raih Penghargaan Pembangunan Komunitas Pusat Studi Hukum dan Gender Pada Anugrah LPTNU 2026

hki.unugiri.ac.id, Bojonegoro – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dosen Prodi HKI melalui penghargaan dari Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU). Penghargaan tersebut diberikan kepada Pusat Studi Hukum dan Gender yang dikelola oleh ibu Indah Listyorini, M.H.I sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pengembangan kajian, edukasi publik, serta advokasi terkait isu-isu keadilan gender.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang diselenggarakan pada 10 Maret 2026 di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Pengakuan ini menjadi bukti atas peran aktif pusat studi dalam menghadirkan kegiatan akademik maupun sosial yang berfokus pada penguatan kesadaran tentang kesetaraan dan perlindungan terhadap perempuan.

Dalam keterangannya, Ibu Indah Listyorini, M.H.I. menjelaskan bahwa penghargaan ini sebenarnya lebih ditujukan kepada lembaga pusat studi yang dikelola bersama tim.

“Penghargaan ini diberikan kepada Pusat Studi Hukum dan Gender yang kami kelola sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pengembangan kajian, edukasi publik, dan advokasi isu-isu keadilan gender,” ungkapnya.

Selama ini, Pusat Studi Hukum dan Gender secara aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kesetaraan gender. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah movie screening atau pemutaran film bertema kesetaraan gender, seperti film karya Indah Listyorini dan Ivy Sudjana, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi reflektif bersama peserta. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk membahas pengalaman perempuan serta pentingnya kesetaraan dalam kehidupan sosial.

Selain itu, pusat studi juga turut berpartisipasi dalam kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) melalui berbagai kegiatan seperti diskusi publik, edukasi hukum, serta penyebaran informasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kekerasan berbasis gender dan perlindungan terhadap korban.

Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women’s Day), Pusat Studi Hukum dan Gender juga menyelenggarakan kegiatan bedah buku Perempuan di Titik Nol. Kegiatan ini menjadi ruang akademik sekaligus refleksi bersama untuk memperkuat kesadaran kritis mengenai pengalaman perempuan dalam menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan sosial.

Sejumlah kegiatan tersebut juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan mahasiswa, di antaranya mahasiswa teater serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNUGIRI. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi sekaligus meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai isu sosial di masyarakat.

Di akhir wawancara, Ibu Indah Listyorini, M.H.I. turut menyampaikan pesan motivasi kepada mahasiswa agar terus berkarya dan tidak mudah menyerah.

“Jangan lelah berkarya, sekecil apa pun itu, karena suatu saat akan berbuah manis. Semangat terus untuk mahasiswa,” pesannya.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta memperkuat nilai-nilai keadilan dan kesetaraan di tengah masyarakat.

Penulis; Ananda Shelya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *