Site icon Prodi Hukum Keluarga Islam

Seminar GENRE Goes to Campus: Prodi HKI dan Dinas P3AKB Edukasi Pernikahan Usia Muda

hki.unugiri.ac.id, Bojonegoro – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan Seminar GENRE Goes to Campus dengan tema “Menikah di Usia Muda: Antara Cinta, Kesiapan, dan Risiko Perceraian”, pada hari Rabu [21/01/26] yang bertempat di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) serta GENRE Bojonegoro sebagai bagian dari upaya edukasi pernikahan usia muda dan pencegahan perceraian.

Kegiatan seminar ini secara resmi dibuka oleh Bapak Ketua Dinas P3AKB Kabupaten Bojonegoro,Bapak Dr. Ahmad Herwono Wahyutomo, M, Kes yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membekali generasi muda dengan pemahaman yang matang tentang perencanaan kehidupan berkeluarga, agar mampu menekan angka pernikahan usia dini dan perceraian.

Seminar GENRE Goes to Campus ini menghadirkan dua pemateri kompeten dari unsur praktisi hukum dan tenaga profesional di bidang keluarga berencana. Pemateri pertama disampaikan oleh Bapak Shandy Sugijanto, S.E., S.H., M.H., selaku Panitera Muda Hukum, yang memaparkan data Pengadilan Agama di Kabupaten Bojonegoro terkait perkara dispensasi kawin yang menunjukkan adanya tren penurunan permohonan dispensasi kawin dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Data tersebut disampaikan sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya batas usia perkawinan dan kesiapan sebelum menikah. Namun demikian, beliau menegaskan bahwa upaya edukasi tetap perlu diperkuat agar penurunan angka dispensasi kawin dapat terus berkelanjutan dan berdampak pada penurunan angka perceraian.

Pemateri kedua disampaikan oleh Ibu dr. Fitri M. Pitaloka, M.Kes., selaku Kepala Bidang KBKS Dinas P3AKB Kabupaten Bojonegoro, yang menyampaikan materi mengenai dampak pernikahan usia muda terhadap ketahanan keluarga, kesehatan reproduksi, serta kondisi sosial dan psikologis pasangan muda. Dalam sesi ini, disampaikan pula peran program Generasi Berencana (GENRE) sebagai upaya membentuk generasi muda yang mampu merencanakan masa depan secara sehat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Hasyim Asy’ari Lt.3 UNUGIRI ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Adab serta turut dihadiri oleh tamu undangan, antara lain Dekan Fakultas Syari’ah dan Adab, Bapak Agus Shalahudin Shiddiq M.H.I, Kaprodi Hukum Keluarga Islam, Ibu Burhanatut Dyana M.H, perwakilan Dinas P3AKB Kabupaten Bojonegoro, serta tamu undangan lainnya. Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab bersama para pemateri.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa seminar ini memberikan pemahaman baru terkait realitas pernikahan usia muda. “Kegiatan ini membuka wawasan kami bahwa pernikahan bukan hanya soal cinta, tetapi juga kesiapan mental, ekonomi, dan tanggung jawab agar tidak berujung pada perceraian,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Seminar GENRE Goes to Campus ini, diharapkan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pernikahan usia muda, sehingga mampu mengambil keputusan hidup secara bijak dan turut berperan dalam mendukung upaya pencegahan perceraian di tengah masyarakat.

Penulis: Ananda Shelya Vania putri

Exit mobile version