Mengabdi, Belajar, dan Menginspirasi : Kisah Hebat ASN KUA Yang Tak Pernah Lelah Menuntut Ilmu

hki.unugiri.ac.id – Di balik kesibukan seorang aparatur negara yang setiap harinya bergelut dengan urusan masyarakat, terselip sosok yang menginspirasi dengan semangat belajarnya. Dialah bapak Lamiran, seorang ASN di Kantor Urusan Agama (KUA). Meski telah dinyatakan lolos sebagai ASN melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), beliau tetap melanjutkan kuliah S1 di Program  Rekognisi  Pembelajaran Lampau (RPL) pada jurusan Hukum Keluarga Islam. Program RPL yang beliau tempuh berdurasi dua tahun dan saat ini beliau tengah berada pada fase akhir pendidikan, yakni menjalani ujian skripsi.

Dalam wawancara yang dilakukan pada Jum’at (18/07/2025) melalui Via WhatsApp, beliau mengungkapkan bahwa motivasi utamanya untuk tetap kuliah adalah demi meningkatkan pengetahuan dan kemampuan di bidang hukum keluarga Islam. “Saya percaya bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga. Dengan memiliki gelar S1 HKI, saya berharap dapat membuka peluang karir yang lebih luas sebagai ASN di KUA,” ujarnya. Program RPL sendiri menjadi jalan tengah bagi para profesional seperti beliau yang telah memiliki pengalaman kerja, namun belum memiliki gelar akademik formal yang sesuai. Dengan memanfaatkan pengalaman kerjanya di bidang keagamaan dan pelayanan publik, Bapak Lamiran mampu mengikuti perkuliahan dengan efektif tanpa harus meninggalkan tugas utamanya.

Potret mahasiswa RPL Prodi HKI setelah Munaqosyah Skripsi

Meskipun demikian, perjalanan kuliah bukan tanpa tantangan. Beliau  mengaku kesulitan terbesar adalah membagi waktu antara pekerjaan dan studi. “Sebagai ASN, saya memiliki tanggung jawab besar. Namun di sisi lain, saya juga harus menyelesaikan tugas-tugas kuliah dan memahami materi yang cukup kompleks, terutama dalam bidang hukum Islam,” jelasnya. Untuk mengatasi tantangan tersebut, beliau menerapkan manajemen waktu yang ketat. Beliau membuat jadwal terperinci dan disiplin dalam menjalankannya. “Saya memanfaatkan waktu luang, seperti saat istirahat atau di perjalanan, untuk membaca materi kuliah. Selain itu, saya juga menjaga komunikasi dengan atasan agar pekerjaan saya tetap berjalan lancar,” tambahnya.

Keteladanan yang ditunjukkan oleh Bapak Lamiran ini menjadi contoh nyata bahwa semangat belajar tak mengenal usia maupun status pekerjaan. Beliau membuktikan bahwa dengan tekad kuat dan manajemen waktu yang baik, tugas negara dan kewajiban akademik dapat dijalankan secara seimbang.

Bagi anda yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas harian, program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) di Universitas Nahdlatul Ulama’ Sunan Giri Bojonegoro (UNUGIRI) adalah solusi tepat. Dengan durasi lebih singkat dan fleksibel, anda bisa mewujudkan impian meraih gelar sarjana, seperti yang telah dibuktikan Bapak Lamiran, sebagai ASN di KUA. Segera daftarkan diri anda dan jadilah bagian dari program RPL UNUGIRI hari ini!!!

Penulis : Ananda Shelya Vania Putri

Editor  : Siti Halimatus Sakdiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *